Hard drive adalah media untuk menyimpan data dan sebagai
sistem untuk menjalankan semua program yang ada pada
computer. Jenisnya sangat banyak dari bermacam-macam
perusahaan hard drive.
Hard disk memiliki keterbatasan waktu pakai, tetapi lamanya
tergantung dari frekuensi pemakaian dalam komputer tersebut.
Jika dinyalakan nonstop 24 jam, maka usia hardisk tersebut tidak lebih dari 2 tahun atau ekuivalen dengan 6000-7000 jam
saja.
Untuk itu perlu dilakukan pergantian antar waktu, dan jangan
lupa memback-up data yang sudah tersimpan. Hard disk tidak
bisa bisa diperbaiki oleh sembarang orang, hanya pabrik yang
mengeluarkan produk tersebut yang dapat memperbaikinya.
Itupun terbatas pada mekanik, sedang kerusakan yang
diakibatkan oleh sector yang rusak, tidak bisa diperbaiki dan
harus diganti dengan yang baru.
Proses pembuatan hard disk sendiri terdiri atas lapisan
magnetic yang disemprotkan pada bagian permukaan plat
secara halus dengan teknologi tinggi (Susan B. Sasser dkk,
1996). Seperti halnya floppy disk maupun cdroom, maka proses
pembuatan hard disk adalah sama. Jika head floppy disk
bentuknya besar, maka pada hard disk lebih kecil. Disamping itu
setiap piringan pada hardisk harus berputar dengan kecepatan
tinggi, sehingga wajar kalau dalam kurun waktu tertentu harus
diganti dengan yang baru.
Pada hard disk yang berkecepatan rendah (5400 rpm)
biasanya harganya lebih murah dibanding dengan yang
berkecepatan tinggi yaitu 7200 rpm, meski dengan jumlah
kapasitas yang sama. Untuk hard disk yang berkecepatan tinggi
lebih sering dijumpai pada pengguna server untuk jaringan
(Network). Sedang untuk yang berkecepatan rendah biasanya
digunakan pada komputer pribadi dirumah-rumah atau dikantor
yang tidak menggunakan jaringan.
Keuntungan menggunakan yang berkecepatan tinggi adalah
untuk akses program maupun menyimpan data lebih cepat,
tetapi dalam tanda kutip bahwa beda antara keduanya tidak
terlalu mencolok, sehingga tidak dapat dilihat dengan jelas
bedanya.
Seiring dengan teknologi yang berjalan, maka pada produksi
akhir-akhir ini, terutama untuk yang berkapasitas besar, pabrik
berani memberikan garansi 1-2 tahun. Ini cukup beralasan
karena semakin besarnya ruangan yang tersedia, dan dengan
kemajuan teknologi maka kelemahan-kelemahan yang terjadi
sebelumnya dapat diatasi pada saat ini.
Sayangnya tidak semua produsen memiliki iktikat yang baik
dalam mengatasi persaingan, mereka mengabaikan mutu hard disk yang diproduksinya demi mengejar persaingan harga. Pada
akhirnya konsumen dapat memilih sendiri mana produksi yang
menurut dia baik dan mana yang kurang baik.
Struktur hard disk
Pada dasarnya hard disk yang terpasang memiliki bentuk fisik
yang sama, tetapi yang membedakan adalah kapasitas dan
tingkat kecepatannya. Ini hanya dapat dilihat dari label yang
menyertainya, sepintas memang tidak ada bedanya.
Secara fisik jika hard disk itu dibuka, maka yang terlihat
adalah bentuk lempengan dan dua head yang berada di atas
maupun pada bagian bawahnya, kedua sisi head ini akan
membaca track dan setiap track terdiri atas beberapa sector.
Jadi besar kecilnya hard disk adalah tergantung dari jumlah
lempengan yang ada.
Hard disk yang ada pada saat ini terdiri atas (1) Modified
Frequency Modulation (MFM) dan (2) Run Length Limited (RLL).
Hard disk dengan teknik MFM memakai 17 sektor per track,
sedangkan teknik RLL menggunakan 26 sektor per tracknya
dengan demikian dapat lebih banyak menyimpan informasi juga.
Pada teknik RLL juga diperlukan permukaan yang berkualitas
tinggi.
Pertimbangan untuk memilih hard disk :
1. Sebesar apa data yang akan kita koleksi
2. Sejauh mana kebutuhan kita dalam mengkoleksi data?
3. Komputer yang akan dibeli atau yang kita miliki
mempunyai spesifikasi seperti apa. Ini penting karena
beberapa komputer lama ada keterbatasan dalam
membaca hard disk yang memiliki kemampuan besar
4. Usahakan membeli yang baru, mengingat kekuatan hard
disk sangat ditentukan oleh waktu jam pakai.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment:
Thanks for the info. Hmmm, ada tips untuk menjaga kualitas hard disk supaya lebih tahan lama?
Lex dePraxis
Romantic Renaissance
Post a Comment